Pelopor Koperasi Digital Indonesia, Bertekad Kikis Sistem Riba di Umat

Pelopor Koperasi Digital Indonesia, Bertekad Kikis Sistem Riba di Umat

Derasnews, Jakarta- Setelah melakukan perenungan cukup lama, pemuda yang smart serta cerdas, Satrio Wibowo bertekad membentuk Koperasi yang berbasis digital dengan nama Koperasi Digital Indonesia (KDI).

“Program koperasi yang berbasis digital diharapkan dapat mendukung ekonomi rakyat, apalagi mereka sangat memerlukan akses dana yang mudah untuk dapat dimanfaatkan berusaha, dimana dalam hal ini tidak dibebani untuk mengembalikan dana pokok dan tanpa riba” kata Satrio saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Kamis 7/3/19 yang pernah tinggal, kuliah dan bekerja selama 6 tahun di Malaysia memutuskan pulang ke tanah air.

KDI konsepnya dengan bergotong royong sehingga saling membantu yang mampu kepada yang tidak mampu.

“Gotong Royong yang sudah di lahirkan oleh Founding Father kita yang harus kita gerak dan kibarkan semangatnya, saya yakin dapat membantu masyarakat, kita harapkan kedepan ada wadah dan flat porm yang jelas” harap Satrio yang lahir tahun 1986 juga keluarganya religius.

Satrio Wibowo dengan produk sembako KDI nya

Penghargaan dari Kemenkominfo diraih oleh anak muda ini terkait kiprahnya koperasi berbasis digital ini, terlebih sistem riba sudah sangat masif dibidang perekonomian khususnya di tanah air yang sangat dikhawatirkanya.

“Saya saja perlu bertahun tahun untuk melepaskan dan tidak serta merta bisa langsung terlepas dari riba, karena sisi perekonomian kita sudah melekat bahkan perbankan kita banyak menerapkan riba. Kita berharap dengan KDI ini, anak-anak muda yang eksis di dunia maya yang tadinya tidak suka dengan koperasi bisa ikut berselancar di koperasi digital ini” ungkap Satrio Wibowo yang sering di panggil orang juga Kontes Dangdut Indonesia terkait KDI nya, bertekat nanti bisa jadi pengambil kebijakan (anggota dewan).

Terkait dengan tahun politik ini, Satrio berharap yang ikut dalam konstelasi politik, agar politik di jadikan untuk pengabdian kembali ke masyarakat dan sebuah ibadah, bagaimana politik itu kita ciptakan manfaat yang lebih banyak dengan program mendekati umat, insha Allah amanah’ pungkas Satrio Wibowo.

Koperasi Digital Indonesia ini manfaatnya sesama anggota bisa bersinergi, contoh, kita bisa langsung membeli garam di Madura tanpa lagi melalui tengkulak, anggota juga bisa melaksanakan rapat anggota berbasis digital, web seminar dan video confrence. Semoga bisa terwujud perjuangan Satrio Wibowo. Drz