Alumni SMPN 12 Lintas Angkatan Adakan Gerakan Satrio Dukung 01

Alumni SMPN 12 Lintas Angkatan Adakan Gerakan Satrio Dukung 01

Otoritasnews.co.id, Jakarta – “Gerakan Satrio ini adalah gerakan untuk membantu Satrio sebagai caleg pendukung 01 dimana gerakan ini murni dari para alumni SMPN 12 Lintans Angkatan. Totalitasnya kita selalu mengadakan gerakan-gerakan dimana dilokasi tersebut kekuatan 01,” ujar Chandra sebagai Ketua Panitia Alumni SMPN 12 Jakarta angkkatan 84 saat ditemui di Pulo Raya Belakang Kantor Walikota Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2019).

“Kita berani mendobrak 02, kita menjelaskan bagaimana karakter Jokowi yang selalu dibuli, dihina, difitnah disitulah kita masuk dengan responnya warga Alhamdulillah cukup baik,” ucap Chandra.

“Ini adalah kegiatan kita yang ketiga yang diadakan dengan hati nurani yang pertama di Pejaten Timur, Kedua di Pejaten Barat dan ketiga disini di Pulo Raya belakang Kantor Walikota Jakarta Selatan,” ujarnya.

“Sekarang ini kita menjaga supaya yang terdaftar di Pemilu tidak banyak yang golput. Saya menghimbau dan mengajak kepada para milenial supaya tidak golput dan memberikan suaranya kepada 01 kalau negara ini ingin maju,” imbuh Chandra.

Chan Rekomendasi para alumni SMPN 12 lintas angkatan untuk Satrio Wibowo adalah tepati janji janji, jangan seperti yang sudah hanya umbar janji-janji. Saya minta kejujurannya Satrio Wibowo yang diutamakan, utamakan rakyat kecil, laksanakan janji yang tepat.

Diwaktu yang berbeda, Lita Soewardi Bendahara Umum Alumni SMPN 12 Jakarta mengungkapkan, Satrio ini termasuk adik kita, saya merasa sebagai seniornya wajarlah kita membackupnya untuk maju. Teramat sangat bangga anak muda seperti dirinya bisa menujukkan identitasnya berani untuk tampil bahwa dia ingin menjadi bagian dari pemerintahan ini untuk memajukan tunas bangsa.

Saya berharap sekali bahwa adik Satrio ini memang benar-benar bisa menepati janjinya untuk bisa menjadi bagian dari pemerintahan ini memajukan generasi muda.

“Sejauh ini karena jaraknya jauh akan tahun kelulusannya, belum terlihat karena adik Satrio sewaktu di SMP kita sudah di SMA apa yang dilakukannya untuk andil dalam memajukan generasi muda ini,” ucap Lita.

Dengan hal ini paling tidak kita tahu Dia sudah memiliki niat baik. Niat baik saja sudah dicatat Allahurabb, semoga hal ini terpatri dalam hatinya untuk tidak ingkar janji.

Sejauh ini seluruh angkatan alumni SMPN 12 lintas Angkatan, Alhamdulillah saat deklarasi yang tadinya kita perkirakan kisaran 300an yang hadir ternyata lebih dari 500 yang hadir. “Itu merupakan suatu kebanggan tersendiri bahwa apa yang kita kerjakan untuk membackup ataupun mensupport dukungan kita pada paslon 01 itu ternyata bisa di apresiasi oleh teman teman alumni yang lain,” ungkap Lita.

“Kita tidak hanya sekedar deklarasi saja dengan sorak sorai suara saja tapi what the next apa yang harus kita lakukan berikutnya, salah satu contohnya adalah mungkin kami termasuk yang militan yang bisa grass road setia saat bahkan malampun saya kerjakan yang ada di video-video saya,” jelasnya.

“Buat saya, bukan kami ingin menjadi sesuatu atau mengharapkan sesuatu, murni ini dari hati kami yang ingin membackup dan pilih orang benar, santun, amanah, beriman sesuai dengan keimanannya. Bukan orang yang memiliki iman tapi dia bohong dengan keimanannya,” ungkapnya.

Lita meneragkan, Adik Satrio kualitas dan kapabilitasnya sudah jelas, semoga menjadi insan yang amanah yang bersinergi dengan paslon 01.

Tujuan kita, Visi Misi kita terutama bagaimana kita mensuport 01, tapi disamping 01 dibawahnya ada caleg yang salah satunya adik kita Satrio Wibowo.

Kita berharap sekali adik Satrio ini benar benar jadi pribadi yang amanah yang sesuai dengan komitmennya, itu nanti akan kelihatan sejalan dengan waktu yang akan membuktikan.

Seperti juga dengan Jokowi sejalan dengan berjalannya waktu terbukti 4,5 tahun beliau memimpin memberikan bukti nyata dengan hasil kerjanya, kerja… kerja… kerja.

Saya yakin Pak Jokowi adalah orang baik dan harus kita dukung dengan anggota dewan parlemen yang baik sehingga Pak Jokowi tidak tersandra. Kalau parlemen ini tidk diisi oleh partai pendukung Pak Jokowi maka akan tersandra.

Dikesempatan yang sama dengan waktu yang berbeda Caleg Satrio Wibowo yang akrab dengan sapaan Satrio KDI memaparkan, Sebagai dukungan yang diamanahkan kepada saya, Insya Allah amanah ini saya dengarkan dan akan saya perjuangkan aspirasi ini di dewan. Yang tadi dengan amanah yaitu yang namanya pemimpin harus muncul dari lambung rakyat yang tidak bisa di ujug-ujug pilih Satrio itu tidak bisa. Fikiran, hati dan ucapan itu harus satu nafas.

Indonesian ini dimiskinkan oleh sistem. Misalkan, Jika sistem ini mau menjual monas dengan ketuk palu di DPR monaspun akan terjual. Sehingga saya rasa diperlukan anggota dewan yang amanah, yang namanya wakil rakyat mulai dari baju, celana, rumah dinas, kendaraan dinas semuanya itu dari rakyat. Sejujurnya kami ini adalah pelayan masyarakat, wakil dari rakyat.

Strategi sekarang saya lakukan adalah sesuai dengan arahan Jokowi untuk blusukan ke kampung kampung menjelaskan hoax yang beredar dan jokowi terus difitnahkepada Jokowi, kita jelaskan bagaimana sosialisasi pencoblosan.

Karena masih banyak di gras road itu masih tidak tahu surat suara warnanya seperti apa, pilpres warna surat suaranya seperti apa. Ini yang harus terus kita jelaskan disamping intimidasi, ketakutan bahwa ke mau TPS itu terjadi intimidasi. Kita harua memberi keyakinan bahwa Indonesia ini sudah merdeka, sudah menjadi sebuah hak bagi warga negara untuk menjalankan proses demokrasi ini.

Ini adalah pesta demokrasi, politik santun, poilitik riang gembira dan saya sangat apresiasi sekali alumni SMPN 12 ’84’01 ini membentuk sebuah olahraga yang sangat disentuh oleh milenial. Karena sejujurnya politik inilah berpesta, politik itu kita bergembira.

Disini kita berolahraga adalah mental sportifitas, kalah menang kita tetap menjunjung tinggi sportifitas sehingga tidak ada lagi yang namanya fitnah kepada pak Jokowi ini yang saya harapkan.

Semoga dengan kegiatan seperti ini para milenial iti bersatu dan bisa melihat hati nurani bahwa kami dari alumni SMPN 12 ini adalah seorang pekerja, pengusaha, para profesional, para ahli. Dan kami turun disini sebagai relawan yang mendukug Jokowi, karena beliau orang baik, bekerja hanya untuk keahlian dan kesejahteraan rakyat, dengan programnya yang jelas, dan inilah hijrah untuk Indonesia maju.

Jokowi sudah invest dengan infratruktur yang cukup luas dan juga cukup banyak. Periode kedua ini akan investasi di SDM. Infratruktur belum ada maka ekonomi disebuah wilayah itu tidak akan berjalan dengan baik.

Periode kedua ini sama sama mendukung Jokowi dengan Indonesia Maju visinya karena SDM ini dikunci utamanya yang nantinya bakal banyak investasi jutaan dollar di SDM.

“Saya yakin sekali langkahnya sudah benar tinggal kita dukung semuanya bersatu untuk memilih 01,” tegasnya.

Tanggungjawab kita sebagai warga DKI Jakarta adalah kita harus menjelaskan berita hoax terciptanya di DKI Jakarta karena ini pengaruh dari pilkada sebelumnya bahwa agama Islam ini dikotak-kotakkan sehingga kita perlu tim tim militan seperti senior senior para alumni di SMPN 12 ini.

Mereka bergerak dengan hati. Kalau hati sudah bergerak jasadpun bergerak karena mereka melihat kebenaran sehingga berita hoax itulah yang muncul di DKI Jakarta. Orang orang grass road yang termakan isu agama katena mereka termakan dari jaman pilkada sehingga mereka ketakutan.

Kita ini politi yang bergembra, bukan politik menggunakan agama dengan ancaman, jual agama sehingga warga takut untuk memilih. Oleh karena itu kami muncul di grass road, sehingga rakyat memunculkan dirinya. Terbukti saat kami ke gang-gang mereka minta baju Jokowi dengan antusias sehingga kita terenyuh hatinya dan segera turun sampai minggu tenang sesuai aturan dan berdoa untuk Indonesia maju dan pilih yang terbukti. (Guffe)